Materi Pembelajaran
Pelajari dasar-dasar fonetik dan linguistik melalui modul yang terstruktur.
Kajian fonetik menempatkan fokusnya pada bunyi ujar manusia sebagaimana adanya, tanpa memperhatikan nilai makna atau fungsi linguistiknya. Bunyi-bunyi tersebut dapat diibaratkan sebagai bahan mentah (raw material) yang belum memiliki makna dalam sistem bahasa karena belum diatur dalam pola tertentu.
Setiap bunyi, termasuk bunyi bahasa sesungguhnya adalah getaran. Getaran ini terjadi karena adanya energi yang bekerja pada bagian tubuh manusia yang menjadi sumber bunyi tersebut. Getaran ini baru disadari sebagai suatu bunyi apabila terdengar oleh telinga melalui udara. Proses terjadinya bunyi bahasa melalui empat tahap, yaitu: proses mengalirnya udara, proses fonasi, proses artikulasi, dan porses ora-nasal (Ladefoged & Jhonson, 2010).
Organ-Organ Bicara (Alat Ucap)
Sumber: Marsono (2008)
Organ-organ yang berfungsi untuk membentuk bunyi-bunyi bahasa dapat dilukiskan di dalam gambar ilustrasi di samping beserta dengan nama-nama organ tersebut:
1. Paru-paru (lungs)
2. Batang tenggorokan (trachea)
3. Pangkal tenggorokan (larynx)
4. Pita-pita suara (vocal chords)
5. Krikoid (cricoid)
6. Tiroid (thyroid) atau lekum
7. Artienoid (arythenoids)
8. Dinding rongga kerongkongan
9. Epiglotis (epiglottis)
10. Akar lidah (root of the tongue)
11. Pangkal lidah (back of the tongue)
12. Tengah lidah (middle of the tongue)
13. Daun lidah (blade of the tongue)
14. Ujung lidah (tip of the tongue)
15. Anak tekak (uvula)
16. Langit-langit lunak (soft palate)
17. Langit-langit keras (hard palate)
18. Gusi (alveolae, gums)
19. Gigi atas (upper teeth)
20. Gigi bawah (lower teeth)
21. Bibir atas (upper lip)
22. Bibir bawah (lower lip)
23. Mulut (mouth, oral)
24. Rongga mulut (mouth cavity)
25. Rongga hidung (nasal cavity)
Bunyi-bunyi bahasa yang dihasilkan oleh alat-alat ucap tersebut namanya selalu disebutkan sesuai dengan alat-alat ucap yang menghasilkannya. Ada dua macam alat ucap atau artikulatoris, yaitu artikulatoris aktif dan artikulatoris pasif. Artikulatoris aktif ialah artikulator yang dapat digerakkan, misalnya bibir, lidah, pangkal tenggorok, dan anak tekak. Sedangkan artikulatoris pasif ialah artikulator yang tidak dapat digerakkan, misalnya gigi, dan langit-langit (Akhyaruddin et al., 2020)
Tempat Artikulasi dan Jenis Bunyi
Berikut adalah pertemuan artikulatoris aktif dan pasif beserta penjelasan dan contoh bunyinya.
| Tempat Artikulasi | Penjelasan Singkat | Artikulator yang Terlibat | Contoh Bunyi |
|---|---|---|---|
| Bilabial | Dua bibir bertemu | Bibir atas + bibir bawah | [p, b, m, ʙ, ɸ, β] |
| Labiodental | Bibir bawah menyentuh gigi atas | Bibir bawah + gigi atas | [ɱ, ⱱ, f, v, ʋ] |
| Dental | Ujung lidah menyentuh gigi atas | Lidah + gigi atas | [θ, ð] |
| Alveolar | Ujung lidah menyentuh gusi | Lidah + pangkal gigi | [t, d, n, r, ɾ, s, z, ɬ, ɮ, ɹ, l] |
| Post-alveolar | Daun lidah dekat area belakang gusi | Lidah + pangkal gigi | [ʃ, ʒ] |
| Retroflex | Ujung lidah melengkung ke belakang | Ujung lidah + pangkal gigi | [ʈ, ɖ, ɳ, ɽ, ʂ, ʐ, ɻ, ɭ] |
| Palatal | Tengah lidah mendekati langit-langit keras | Lidah tengah + langit-langit keras | [c, ɟ, ɲ, ç, ʝ, j, ʎ] |
| Velar | Belakang lidah menyentuh langit-langit lunak | Lidah belakang + langit-langit lunak | [k, g, ŋ, x, ɣ, ɰ, ʟ] |
| Uvular | Belakang lidah menyentuh anak tekak | Lidah belakang + anak tekak | [q, ɢ, ɴ, ʀ, χ, ʁ] |
| Faringal | Akar lidah menyempitkan faring | Akar lidah + faring | [ħ, ʕ] |
| Glotal | Pita suara membuka/menutup | Glotis | [ʔ, h, ɦ] |
Bunyi yang mengalami dua titik hambatan sekaligus pada pita-pita suara dan pada titik artikulasi yang lain disebut konsonan bersuara (voiced consonants), misalnya: [b, d, j, g]. Sedangkan bunyi yang hanya mengalami satu hambatan pada titik artikulasi tertentu disebut konsonan tak bersuara (voiceless consonants), misalnya: [p, t, c, k]
Kategori Bunyi Bahasa Berdasarkan Cara Pengucapan
- Vokal — dihasilkan ketika udara dari paru-paru melewati pita suara yang bergetar karena celah di antara keduanya menyempit. Getaran pita suara membuat udara bergetar tanpa hambatan di tempat artikulasi lain. Oleh sebab itu, vokal disebut sebagai bunyi bersuara (voiced sounds).
- Letupan (Plosive) / Hambat (Stop) — muncul karena aliran udara dari paru-paru tertutup sepenuhnya di suatu titik artikulasi, lalu dilepaskan tiba-tiba. Tahapan penutupan disebut implosi, sedangkan pelepasannya disebut eksplosi. Contohnya, pertemuan kedua bibir menghasilkan bunyi hambat bilabial.
- Sengau (Nasal) — terbentuk ketika udara dari paru-paru diarahkan keluar melalui rongga hidung, sedangkan jalur udara melalui mulut ditutup.
- Afrikat (Affricate) — gabungan antara bunyi hambat dan bunyi geser. Dihasilkan dengan menahan udara di satu tempat artikulasi seperti pada bunyi letupan, kemudian melepaskannya perlahan sehingga terjadi gesekan.
- Geseran (Frikatif) — dihasilkan ketika udara melewati celah sangat sempit antara dua organ ucap, sehingga sebagian besar aliran udara tertahan dan menimbulkan suara gesekan.
- Getar (Trill) — dihasilkan ketika ujung lidah bergetar cepat dan berulang kali menyentuh lengkung gusi, lalu segera terlepas dalam waktu singkat.
- Approximant — bunyi yang dihasilkan ketika alat ucap (seperti lidah dan langit-langit) saling mendekat, tetapi tidak cukup dekat untuk menimbulkan gesekan udara seperti pada bunyi frikatif.
- Lateral Approximant — bunyi yang dihasilkan ketika udara mengalir melalui sisi lidah, bukan tengahnya. Bagian tengah lidah menyentuh langit-langit sehingga udara keluar dari sisi kanan dan/atau kiri lidah.
- Alir (Liquid) — timbul karena udara mengalir melalui celah sempit antara pita suara dan tempat artikulasi tanpa hambatan tambahan di rongga mulut.
- Kembar (Geminat) / Geminasi — bunyi yang diucapkan dengan memperpanjang durasi penutupan atau tekanan antara fase implosi dan eksplosi pada bunyi hambat atau letupan, sehingga terdengar lebih lama dari bunyi tunggal.
Video Pembelajaran
Video ini memaparkan proses terbentuknya bunyi bahasa melalui alat ucap manusia (proses fonasi) serta menjelaskan klasifikasi dasar bunyi vokal dan konsonan.
Daftar Pustaka
Sumber-sumber acuan yang digunakan dalam penyusunan materi pembelajaran fonetik berikut.
- Ladefoged, P., & Johnson, K. (2010). A Course in Phonetics (edisi ke-6). United States: Cengage Learning.
- Marsono. (2008). Fonetik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- Akhyaruddin., Harahap, E. P., & Yusra, H. (2020). Bahan Ajar Fonologi. Jambi: Komunitas Gemulun Indonesia.
E-Book Materi Pronsfon
Proses Pembentukan Bunyi (Bahasa Indonesia dan Bahasa Dayak Kanayatn)
Fonem merupakan satuan bunyi bahasa terkecil yang berfungsi membedakan makna. Dengan kata lain, fonem adalah bunyi ujaran yang apabila diganti dengan...
Pedoman Penelitian Bahasa Lisan: Fonetik
Buku ini disusun oleh Pusat Bahasa sebagai upaya untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu penelitian kebahasaan, khususnya dalam aspek fonetik...
Fonologi Bahasa Indonesia
Buku ini secara sistematis membahas konsep dasar bunyi bahasa serta sistem fonologis yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Buku ini juga menjelaskan be...
Fonologi & Morfologi
Buku ini merupakan bahan perkuliahan bagi mahasiswa Program Studi S1 PGMI yang membahas dua cabang utama linguistik, yaitu fonologi dan morfologi. Mat...
Pengantar Fonologi I: Fonetik
Buku ini memberikan dasar teoritis yang kuat mengenai fonetik sebagai cabang dari fonologi. Pembahasan meliputi hubungan antara bahasa dan bunyi, dasa...
Pengantar Ilmu Linguistik: Dari Fonologi hingga Pragmatik
Buku ini menjadi referensi komprehensif yang membahas seluruh cabang utama linguistik, mulai dari fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, hingga pra...
Fonologi Bahasa Indonesia
Buku ini merupakan bahan ajar fonologi yang disusun secara sistematis untuk membantu mahasiswa memahami tata bunyi bahasa Indonesia. Setiap bab memuat...
Mengenal Linguistik
Buku ini memperkenalkan konsep dasar linguistik secara menyeluruh, meliputi sejarah linguistik, fonetik dan fonologi, morfologi, sintaksis, semantik,...
Kajian Ilmu Bahasa 1 (Linguistik, Fonologi, dan Morfologi Bahasa Indonesia)
Buku ini membahas dasar-dasar linguistik sebagai ilmu, meliputi sejarah perkembangan linguistika, konsep dasar bahasa, serta kajian mendalam mengenai...
Fonetik: Kajian Fonetik Eksprerimental
Buku ini merupakan hasil kajian fonetik eksperimental terhadap bahasa Aceh, khususnya dialek Aceh Timur. Penulis menggunakan pendekatan fonetik akusti...
Fonetik Fonologi
Buku ini membahas dasar-dasar fonetik dan fonologi dalam linguistik, mencakup analisis bunyi bahasa, sistem fonem, dan variasi dialek yang bertujuan u...
Phonetic and Phonology
Buku ini menyajikan pengantar komprehensif mengenai fonetik dan fonologi bahasa Inggris. Materi pembahasannya meliputi proses produksi bunyi ujaran, f...
Introducing Phonology
Buku ini merupakan pengantar teoritis dan praktis tentang fonologi—kajian pola bunyi dalam bahasa. Ditulis dengan gaya yang sistematis dan mudah diiku...
The English Phonetics Handbook
Buku ini merupakan panduan praktis untuk mempelajari fonetik bahasa Inggris modern, baik dari segi teori maupun latihan. Disusun dengan pendekatan kom...
English Phonetics and Phonology: A Practical Course
Buku ini merupakan panduan lengkap mengenai sistem bunyi bahasa Inggris, mencakup fonetik (produksi dan artikulasi bunyi) dan fonologi (pola dan fungs...
A Dictionary of Phonetics and Phonology
Buku ini berisi lebih dari 2.000 entri istilah yang mencakup seluruh bidang fonetik dan fonologi. Selain definisi istilah, disertakan pula simbol, sum...
Phonetics and Phonology
Buku ini merupakan modul akademik pengantar fonetik dan fonologi. Materinya mencakup struktur segmental (konsonan dan vokal) dan suprasegmental (tekan...
Generative Phonology (Linguistic Theory Guides)
Buku ini membahas tentang fonologi generatif, sebuah kerangka teori dalam linguistik yang menganalisis sistem bunyi bahasa berdasarkan aturan-aturan g...
A Course in Phonetics 6th Edition
Buku ini menyajikan pengantar komprehensif tentang fonetik, mencakup produksi bicara, deskripsi akustik bunyi, dan keterampilan fonetik praktis menggu...
Introducing Phonetics and Phonology
Buku ini berfungsi sebagai pengantar komprehensif untuk bidang fonetik dan fonologi. Fonetik adalah studi tentang suara ucapan manusia, bagaimana suar...
Alfred's IPA Made Easy: A Guidebook for the International Phonetic Alphabet
Buku ini adalah panduan praktis dan ringkas untuk simbol-simbol dalam Alfabet Fonetik Internasional (IPA), menjelaskan tampilan dan cara pengucapannya...